Jaring Asmara


Eiits, jangan salah. Jaringan asmara adalah singkatan dari “penjaringan aspirasi masyarakat”.

Kota Jakarta sebagai ibukota Negara Republik Indonesia dan daerah otonom pada tingkat provinsi, memiliki peran dan fungsi kegiatan yang berskala pelayanan lokal, regional, nasional dan internasional. Peran dan fungsi tersebut mendorong terjadinya aglomerasi berbagai komponen kegiatan perkotaaan, terutama pada kawasan yang telah berkembang. Dampak lain yang ditimbulkan yaitu tingginya dinamika tuntutan masyarakat dan investor pembangunan untuk memperoleh lokasi yang sesuai dengan memperhatikan persyaratan yang berlaku. Selain itu Kota Jakarta dengan prasarana dan sarana komunikasi yang lebih baik dibandingkan daerah lainnya menyebabkan tingginya daya tarik dan meningkatkan peluang yang lebih luas dalam mengakomodasikan perekonomian lokal, nasional maupun internasional.

 

Sebagai dampak atas adanya peran dan fungsi Kota Jakarta serta dinamika perkembangan dan peluang kegiatan perekonomian perkotaan yang tinggi, memacu terjadinya perubahan struktur dan pola ruang yang pesat di Kota Jakarta. Sehingga diperlukan perencanaan tata ruang yang dapat mewujudkan Kota Jakarta sebagai kota yang memiliki daya saing global dan mampu menjalankan fungsinya secara efisien, dipandang dari kepentingan nasional dan Internasional; dihuni warga kota yang sejahtera, berakhlak, berbudaya dan berdisiplin tinggi, produktif serta memiliki kecintaan dan komitmen untuk berpartisipasi dalam membangun kotanya; Serta memiliki penataan kota dan lingkungan yang baik dan manusiawi, agar dapat lebih menjamin dinamika kehidupan berkelanjutan.

 Berbagai hal tersebut menjadi latar belakang dicanangkannya kebijakan-kebijakan penataan ruang terutama Undang-Undang RI No 26 Tahun 2006 tentang Penataan Ruang dan Peraturan Daerah No 6 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2030. Kebijakan perundangan tata ruang diwujudkan untuk menciptakan Kota Jakarta sesuai dengan visi Kota Jakarta yaitu sebagai kota yang manusiawi, efisien dan berdaya saing global, dihuni oleh masyarakat yang partisipatif, berakhlak, sejahtera, dan berbudaya dalam lingkungan kehidupan yang aman dan berkelanjutan.

Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi tersebut belum dapat dijadikan sebagai dasar dalam pelaksanaan pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang. Selain itu, RTRW Provinsi ini mencakup wilayah perencanaan yang luas dan skala peta di dalamnya dan masih perlu dijabarkan lebih rinci sebelum dioperasionalkan. Oleh sebab itu maka diperlukan suatu aturan yang lebih rinci dan teknis pada tingkat kecamatan sebagai penjabaran dari Rencana Tata Ruang Provinsi, untuk itulah maka RTRW Provinsi tersebut kemudian dijabarkan lebih lanjut ke dalam Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Kecamatan, hal inilah yang mendasari dilaksanakannya kegiatan penyusunan Rencana Detail Kecamatan di DKI Jakarta.

DSCN1256 Cropped

Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi merupakan pedoman penting dalam penataan ruang kota, yaitu sebagai kebijakan yang mendasari arah perkembangan dan perencanaan tata ruang di Wilayah Provinsi DKI Jakarta. Namun mengingat bahwa Provinsi DKI Jakarta adalah kota yang berkembang secara dinamis dengan tingkat kompleksitas yang tinggi, maka Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi belum dapat dijadikan sebagai dasar dalam pelaksanaan pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang. Selain itu, RTRW Provinsi ini mencakup wilayah perencanaan yang luas dan skala peta di dalamnya dan masih perlu dijabarkan lebih rinci sebelum dioperasionalkan. Oleh sebab itu diperlukan suatu rencana yang lebih rinci dan teknis pada tingkat kecamatan sebagai penjabaran dari Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi, yaitu Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan.

 

Kegiatan evaluasi terhadap Rencana Rinci Tata Ruang Kecamatan yang telah dilakukan pada tahun 2008, dilakukan secara umum dengan maksud untuk meningkatkan keefektifan pencapaian tujuan ataupun target yang telah ditetapkan dalam RRTRW Kecamatan. Dengan pendekatan latar belakang tersebut maka pada tahun 2011, dilakukan penjaringan aspirasi masyarakat melalui kegiatan yang bertajuk “Diseminasi dan Publikasi RDTR Kecamatan DKI Jakarta.” Gegap gempita pelaksanaan penjaringan aspirasi tersebut dapat dinikmati melalui media visual di bawah ini.

DSCN0023 Cropped

Diseminasi RDTR 28

Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan DKI Jakarta merupakan kebijakan perencanaan tata ruang yang disusun berdasarkan atas turunan dari Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi DKI Jakarta. RDTR Kecamatan DKI Jakarta dilaksanakan untuk mengatur dan mengendalikan perubahan dinamis pola ruang DKI Jakarta yang pesat. Di dalam RDTR memuat rencana struktur dan pola ruang dengan dengan skala 1:5000 serta mencakup wilayah dengan batas administrasi kecamatan. Dalam Naskah akademis RDTR ini memuat tentang evaluasi dan analisis peraturan perundang-undangan terkait seperti peraturan terkait tentang kawasan lindung, kawasan budidaya, transportasi dan fasilitas sosial serta fasilitas umum.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s