Daya Tarik Wisata Jakarta


Daya tarik wisata (DTW) utama di Provinsi DKI Jakarta terdiri atas : Taman Impian Jaya Ancol, TMII, Kebun Binatang Ragunan, Monumen Nasional, Museum Nasional (Gedung Gajah), Museum Satria Mandala, Museum Fatahillah, dan Pelabuhan Sunda Kelapa. Di luar ke-8 DTW tersebut, sesungguhnya di Provinsi DKI Jakarta sangat banyak hal yang dapat dijadikan DTW. Daya tarik wisata alam berupa hutan kota dan pantai sedangkan daya tarik wisata budaya dan sejarah berupa museum, tempat ibadah, dan bangunan bersejarah. Daya tarik wisata buatan terdiri atas wisata belanja, kuliner, dan olahraga.

Gambaran umum beberapa daya tarik wisata di Kota Jakarta adalah sebagai berikut:

Kebun Binatang Ragunan

Atraksi/kegiatan: pengenalan flora dan fauna, permainan anak, gajah/onta/kuda tunggang, foto bersama satwa, pemutaran film dokumenter tentang satwa, dan pertunjukan satwa.

Fasilitas: primata, kereta keliling, toilet, masjid, toko cinderamata, parkir, tempat makan, area piknik, rumah sakit hewan, pemandu wisata, dan petugas keamanan.

Monumen Nasional (Monas)

Atraksi/kegiatan: foto landmark kota, pengenalan sejarah perjuangan, bersantai, dan olahraga seperti jalan santai, bersepeda, futsal.

Fasilitas: toilet, kereta keliling, pusat informasi transportasi kota, parkir, dan area piknik/bersantai.

Museum Nasional

Atraksi/kegiatan: wisata pengetahuan kehidupan di masa lampau berupa benda-benda kuno dari seluruh Nusantara, arca-arca kuno, prasasti, dan barang-barang kerajinan.

Fasilitas: parkir, toilet, kantin, ruang pameran, toko cinderamata, media promosi pariwisata DKI Jakarta, dan petugas kemanan.

Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Atraksi/kegiatan: wisata pengetahuan budaya (arsitektur bangunan daerah, pakaian daerah, tarian dan tradisi daerah) di Indonesia, waterboom Snow Bay, permainan anak, wisata air, pertunjukan budaya daerah.

Fasilitas: toilet, mushola, kereta keliling, kereta gantung, parkir, tempat makan, toko cinderamata, gedung pertunjukan, hotel, ATM, museum, Teater Keong Mas, dan petugas keamanan serta keselamatan.

Taman Impian Jaya Ancol (TIJA)

Atraksi/kegiatan: pantai, Dunia Fantasi (permainan anak), Gelanggang Samudra dan Sea World (pertunjukan satwa), Atlantis (waterboom), Outbondholic, pasar kerajinan seni, dan kereta gantung.

Fasilitas: toilet, mushola, parkir, pusat informasi, ATM, loker, tempat makan, toko cinderamata, pedestrian, dan petugas keamanan serta keselamatan.

Museum Fatahillah

Atraksi/kegiatan: penjara bawah tanah, sejarah Jakarta, replika peninggalan masa Tarumanegara dan Pajajaran, koleksi arkeologi di Jakarta, mebel antik mulai abad 17-19, dan benda bersejarah lainnya.

Fasilitas: ruang pamer, toilet, mushola, parkir, toko cinderamata, pemandu wisata, dan petugas keamanan.

Museum Wayang

Atraksi/kegiatan: pameran berbagai jenis dan bentuk wayang dari seluruh Indonesia dan luar negeri.

Fasilitas: toilet, parkir, dan toko makanan.

Museum Satria Mandala

Atraksi/kegiatan: wisata kediaman Ratna Sari Dewi Soekarno dan tempat Bung Karno disemayamkan, pengenalan prajurit perjuangan bangsa Insonesia, Ruang Jenderal Sudirman, Ruang Jenderal Oerip Sumohardjo, Ruang Tanda Jasa, Ruang Potret TNI, Ruang Senjata, Balairung Pahlawan, dan Ruang Pakaian Seragam.

Fasilitas : toilet, mushola, parkir, dan petugas keamanan.

Museum Tekstil

Atraksi/kegiatan: pengetahuan dan koleksi hasil tekstil di Indonesia.

Fasilitas: toilet, mushola, tempat parkir, dan petugas keamanan.

Museum Sumpah Pemuda

Atraksi/kegiatan: koleksi foto dan benda-benda sejarah Sumpah Pemuda 1928, pengetahuan kegiatan-kegiatan pergerakan nasional kepemudaan Indonesia.

Fasilitas: toilet, mushola, tempat parkir, dan petugas keamanan.

Museum Bahari

Atraksi/kegiatan: koleksi kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke seperti perahu tradisional, perahu zaman VOC, miniature kapal modern, koleksi peralatan kelautan seperti alat navigasi, jangkar, teropong, model mercusuar dan meriam, koleksi biota laut, dan tokoh maritim nusantara.

Fasilitas: toilet, mushola, tempat parkir, dan petugas keamanan.

Gedung Joang 45

Atraksi/kegiatan: mobil dinas resmi Presiden dan Wakil Presiden RI Pertama, Mobil Peristiwa Pemboman di Cikini, koleksi foto-foto dokumentasi dan lukisan yang menggambarkan perjuangan sekitar tahun 1945-1950-an, serta patung-patung tokoh perjuangan.

Fasilitas: toilet, mushola, tempat parkir, dan petugas keamanan.

Museum Bank Mandiri

Atraksi/kegiatan: koleksi perlengkapan operasional bank tempo dulu, surat berharga, mata uang kuno (numismatik), serta wisata arsitektur bangunan sejarah.

Fasilitas: toilet, mushola, tempat parkir, dan petugas keamanan.

Museum Bank Indonesia

Atraksi/kegiatan: arsitektur bangunan neoklasik dan lokal, sejarah Bank Indonesia, informasi kebijakan Bank Indonesia, dan diorama.

Fasilitas: ruang pamer, toilet, mushola, tempat parkir, dan petugas keamanan.

Pelabuhan Sunda Kelapa

Atraksi/kegiatan: wisata daerah cikal bakal Kota Jakarta, serta wisata suasana dan kegiatan pelabuhan.

Fasilitas: toilet umum, mushola, tempat parkir, dan petugas keamanan.

Kawasan Kelapa Gading

Atraksi/kegiatan: Kelapa Gading Trade Center, Mall Artha Gading, Mall of Indonesia, Mall Kelapa Gading (wisata belanja), Kelapa Gading Sports Mall (kegiatan olahraga), Gading Food City, La Piazza dan Gading Batavia (wisata kuliner), turnamen olahraga basket, pertunjukkan kembang api akhir tahun, festival kuliner mancanegara, dan acara tahunan bertaraf internasional.

Fasilitas: parker, toilet, mushola, petugas kebersihan, dan petugas keamanan.

Kawasan Kota Tua

Atraksi/kegiatan: museum, wisata sepeda ontel, jelajah penjara bawah tanah, arsitektur bangunan tempo dulu, dan pertunjukan kesenian betawi.

Fasilitas: toilet, mushola, parkir, toko cinderamata, dan tempat makan.

Kawasan Tanah Abang

Atraksi/kegiatan: wisata belanja.

Fasilitas: toilet, masjid, parkir, tempat makan, ATM, money changer, dan petugas keamanan.

Kawasan Mangga Dua

Atraksi/kegiatan: wisata belanja.

Fasilitas: toilet, mushola, parkir, tempat makan, ATM, money changer, dan petugas keamanan.

Dengan menelaah DTW di atas, maka salah satu kekuatan Jakarta adalah keberadaan pusat-pusat belanja yang menjadi sasaran wisatawan seperti Tanah Abang, Mangga Dua, Glodok. Minat wisata belanja wisatawan nusantara di Jakarta cukup tinggi. Untuk itu, keberadaan pusat-pusat belanja yang menjadi sasaran wisatawan tersebut akan lebih optimal jika dilengkapi lagi dengan tempat-tempat berbelanja barang unik. Tempat-tempat tersebut sebetulnya cukup banyak di Jakarta, tetapi belum tertata dengan baik dan belum dikenal secara luas. Untuk itu perlu dilakukan penataan dan upaya promosi agar tempat–tempat tersebut dapat dikenal masyarakat luas, sehingga akan menambah tempat-tempat yang akan menarik wisatawan lebih banyak juga.

Busway sebagai salah satu jenis moda transportasi massal yang cukup diminati wisatawan nusantara harus dapat ditingkatkan lagi kualitas pelayanannya, sehingga akan sangat mendukung bagi kemudahan pergerakan wisatawan nusantara di Jakarta dengan biaya yang relatif terjangkau, sehingga target pasar wisatawan DKI juga bisa semakin luas.

Upaya menghidupkan DTW Kawasan Kota Lama relatif telah cukup berhasil untuk meningkatkan awareness dan minat wisatawan mengunjunginya. Hal seperti ini dapat dilakukan pada kawasan-kawasan lain yang memiliki tema-tema tertentu.

Sebagian besar jalan-jalan strategis di Kota Jakarta telah memiliki pedestrian yang baik, namun dengan kondisi cuaca dan suhu udara di Kota Jakarta yang menyengat, maka Jakarta ‘hijau’ hendaknya menjadi perhatian semua pihak, sehingga Jakarta tidak hanya nyaman bagi wisatawan yang menggunakan kendaraan, tetapi juga cukup nyaman jika bagi wisatawan yang menggunakan angkutan umum. Penggunaan angkutan umum perlu dimudahkan dan dinyamankan ketika berpindah dari satu moda ke moda transportasi lainnya atau untuk sekedar berjalan dan menikmati penggal-penggal jalan tertentu di Ibukota.

Dua daya tarik utama Jakarta adalah sebagai tempat belanja dan pusat pendidikan. Jakarta merupakan kota tujuan wisata bagi wisatawan nusantara dari seluruh Indonesia. Fungsi Jakarta sebagai Ibukota Negara merupakan satu keunggulan identitas yang tidak bisa disaingi oleh kota-kota lainnya. Mendatangi Jakarta tetap memberikan kebanggaan dan prestasi tersendiri bagi wisatawan nusantara. Bagi Jakarta, upaya menemukan jenis–jenis wisata binaan berupa wisata hiburan dan belanja dengan format yang berbeda dari yang ada sekarang akan menjadi daya tarik baru yang dapat mencuri perhatian wisatawan nusantara. Disamping itu upaya-upaya yang terus menerus untuk dapat mengatasi permasalahan utama kota besar yaitu kemacetan dan kriminalitas yang tinggi harus diatasi karena akan menjadi ancaman serius bagi perkembangan pariwisata di kota besar ini.

Sumber :

One thought on “Daya Tarik Wisata Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s